Amalan Mendatangkan Kekayaan

 

 

"AmalanDanaGaib.com memperkenalkan amalan Islami untuk mendatangkan Dana Gaib. Metode ini menggunakan sarana Amalan, Doa, Sholawat, CD, serta Tasbih Isian. Anda bisa melihat layanan ini di KATALOG

 
 
 
 
 
 

Cuma dengan Tawakkal “Apa bisa Kaya?”

Tawakkal bukan berati hanya berpangku tangan dirumah dan uang akan datang dengan sendirinya akhirny kaya. Arti seperti itu adalah salah. Arti tawakkal sebenarnya adalah berikut:

Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hakikat tawakal adalah hati benar-benar bergantung kepada Allah dalam rangka memperoleh maslahat (hal-hal yang baik) dan menolak mudhorot (hal-hal yang buruk) dari urusan-urusan dunia dan akhirat

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Tawakal adalah menyandarkan permasalahan kepada Allah dalam mengupayakan yang dicari dan menolak apa-apa yang tidak disenangi, disertai percaya penuh kepada Allah Ta’ala dan menempuh sebab (sebab adalah upaya dan aktifitas yang dilakukan untuk meraih tujuan) yang diizinkan syari’at.”

Tawakal "Bukan Pasrah Tanpa Usaha"

Dari arti tawakkal diatas sebelumnya para ulama menjelaskan bahwa tawakal harus dibangun di atas dua hal pokok yaitu bersandarnya hati kepada Allah dan mengupayakan sebab yang dihalalkan. Orang berupaya menempuh sebab saja namun tidak bersandar kepada Allah, maka berarti ia cacat imannya. Adapun orang yang bersandar kepada Allah namun tidak berusaha menempuh sebab yang dihalalkan, maka ia berarti cacat akalnya.

Tawakal bukanlah pasrah tanpa berusaha, namun harus disertai ikhtiyar/usaha. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan contoh tawakal yang disertai usaha yang memperjelas bahwa tawakal tidak lepas dari ikhtiyar dan penyandaran diri kepada Allah.

Dari Umar bin Al Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya kalian betul-betul bertawakal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana burung mendapatkan rezeki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Al Hakim. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shohihah no. 310)

Tidak kita temukan seekor burung diam saja dan mengharap makanan datang sendiri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan permisalan ini, jelas sekali bahwa seekor burung pergi untuk mencari makan, namun seekor burung keluar mencari makan disertai keyakinan akan rizki Allah, maka Allah Ta’ala pun memberikan rizkiNya atas usahanya tersebut.

Termasuk metode mendatangkan rezeki yang berkah dan melimpah adalah "tawakkal" bersama Allah Ta’ala, Dzat Yang Maha Esa lagi Tempat Meminta (al Ahad ash-Shamad). Tawakkal adalah suatu sikap menyerahkan segala permasalahan kepada Allah Swt. secara total, agar apa yang telah diikhtiarkannya diberikan restu oleh Allah, dan keridhaan-Nya dengan mengabulkan permohonan, memberikan jawaban atas pertanyaan yang dikemukakan ke hadirat-Nya, serta mendatangkan kemanfaatan, kesejahteraan, dan keselamatan.

Dalam tawakkal diperlukan satu keyakinan bahwa pada hakikatnya segala kekuatan, kebutuhan, dan keperluan berasal dari Allah Swt. Semua itu tidak berasal dari selain Allah, tidak berasal dari para penghuni alam semesta ini, dan tidak berasal dari sebab atau sarana. Jika Allah berkehendak, maka Dia akan menghadirkan sebab atau sarana kepada makhluk, dan jika Dia telah berkehendak pula, maka dengan kekuasaan-Nya, Allah dapat mencukupkan rezeki si hamba tanpa disertai sebab atau sarana. Jika kita meyakini kebenaran pernyataan ini, menghindarkan hati dari kesibukan-kesibukan manusia dan sebab (sarana) atau ketergantungan-ketergantungan dari selain Allah, serta mempergunakan potensi-potensi yang ada untuk mengingat Allah, niscaya kita telah bertawakkal dengan benar.

Dalil-dalil Syar'i yang Menunjukkan bahwa Tawakkal itu Merupakan Metode untuk Mendatangkan Rezeki

Pertama, Imam Ahmad, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu al-Mubarak, Ibnu Hibban, al-Hakim, al-Qadha'i, dan al-Baghawi, mereka semua telah meriwayatkan dari Umar bin Khathab Ra., dia berkata bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda: "Jika saja kamu bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, pasti karnu diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, ia pagi-pagi lapar dan sore hari telah kenyang,"

Dalam hadits di atas, Rasulullah Saw. telah benar-benar menjelaskan bahwa seseorang yang benar-benar bertawakkal kepada Allah diberikan jaminan akan memperoleh rezeki sebagaimana burung yang pergi di pagi hari dengan perut kosong dan pulang di sore hari dengan perut yang kenyang. Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad Saw. menegaskan: "Akan masuk surga orang-orang yang hati mereka bagaikan burung." (HR. Muslim dari Abu Hurairah Ra.).

"Hati mereka bagaikan burung" adalah i'tibar (pelajaran) yang menunjukkan hati yang tidak pernah terikat oleh segala sesuatu selain Allah (bebas dari selain Allah). Sehingga, merasa lapang dan luas karena adanya kepasrahan dan penyerahan diri secara total, bahwa is benar-benar meyakini akan jaminan Allah Swt. pada dirinya, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Kedua, barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Dia akan mencukupi kebutuhannya. Allah. Swt. telah berfirman: "...Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya, Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya, Sesungguhnya  Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. ath-Thalaaq [65]: 3).

Allah Ta’ala telah memberikan jaminan, di mana tidak ada satu makhluk pun yang dapat memberikan jaminan semacam ini. Bagi orang-orang yang telah benar-benar menyerahkan dirinya kepada Allah dan mewakilkan segala macam urusan kepada-Nya, maka Allah tidak akan pernah menyempitkan rezekinya, baik lahir maupun batin.

Hubungan Antara Tawakkal dengan Tasbih Jalbur Rizqi

Penjelasan diatas sama dengan cara kerja Tasbih Jalbur Rizqi, manfaat energi dalam tasbih ini memang sangat  luar biasa untuk melancarkan rizqi. Namun yang perlu dipahami, energi dalam tasbih ini hanya bisa didapatkan dengan cara usaha, doa dan tawakkal.

Untuk mewujudkan tawakal yang benar dan ikhlas diperlukan syarat-syarat. Syarat-syarat ini wajib dipenuhi untuk mewujudkan semua yang telah Allah janjikan. Para ulama menyampaikan empat syarat terwujudnya sikap tawakal yang benar, yaitu:

  1. Bertawakal hanya kepada Allah saja. Allah berfirman: “Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabb-mu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (QS. Huud: 123).

  2. Berkeyakinan yang kuat bahwa Allah Maha Pengasih. Maksudnya Allah mampu mewujudkan semua permintaan dan kebutuhan hamba-hamba-Nya dan semua yang didapatkan hamba hanyalah dengan pengaturan dan kehendak Allah. Allah berfirman: “Mengapa kami tidak bertawakal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakal itu berserah diri.” (QS. Ibrahim: 12)

  3. Yakin bahwa Allah akan merealisasikan apa yang di-tawakal-kan seorang hamba apabila ia mengikhlaskan niatnya dan menghadap kepada Allah dengan hatinya. Allah berfirman, “Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.“ (QS. Ath-Thalaq:3).

  4. Tidak putus asa dan patah hati dalam semua usaha yang dilakukan hamba dalam memenuhi kebutuhannya dengan tetap menyerahkan semua urusannya kepada Allah. Allah berfirman: “Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah, ‘Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Rabb yang memiliki ‘Arsy yang agung.’”(QS. At-taubah: 129)


Apa itu Tasbih Jalbur Rizqi?

Tasbih Jalbur Rizqi adala sebuah tasbih yang berasal kayu stigi yang telah diisi dengan doa-doa serta ayat-ayat Quran kusus oleh ustadz Ajib yang dikususkan sebagai sarana penarik uang, pelarisan dan keberuntungan.

Tasbih Jalbur Rizqi akan mengalirkan energi kepada si empunya sehingga energi ini menjadikan dirinya Money Magnet. Lalu apakah tanpa usaha nyata Anda akan begitu saja mendapatkan uang? Tunggu dulu, semua usaha baatiniyyah apapun itu bentuknya, darimanapun asalanya, siapapun yang memberi, Anda harus mengimbangi dengan usaha lahiryyah. Jadi cara kerja Tasbih Jalbur Rizqi ini menjadikan diri Anda menjadi lebih sadar dan termotivasi akan pentingnya usaha nyata untuk mencapai hajat Anda. Dapatkan Tasbih Jalbur Rizqi Disini! 

     

Produk & Layanan:

 

Amalan Dana Gaib


Sholawat Menarik Rezeki


CD Money Magnet


Tasbih Jalbur Rizqi


 

Form Pemesanan

 
 

Konfirmasi Pembayaran

 
 

Persetujuan


 

 

 

Pesantren Online

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

 

Konsultasi

 

Contact/SMS/WA : 

 089 957 076 57 (Ustadz Ajib)

BB Messenger : 5BD90F42

Email : mj.ajib@gmail.com

Hubungi Ajib via YM


 

Customer Service

(Pemesanan & Pengiriman)

 

Customer Service I

 

Contact/SMS/WA : 

089 680 708 282 (Mh.Shodiq)

BB Messenger : 599308A4

Email : membukabatin@gmail.com

Hubungi Mh. Shodiq via YM

 

Customer Service II

 

Contact/SMS/WA :

089 668 981 114 (Mutia)

BB Messenger: 5BD5B233

Email : membukabatin@gmail.com

Hubungi Mutia via YM


Situs lain:

 

ilmu-batin.com

amalanilmupengasihan.com

amalandanagaib.com

belajarilmuladuni.com

pelarisdagangan.com

penolaksantet.com

pesantrenonline.or.id

jimatpengobatan.com

ilmukebal123.com

pagargaib123.com

pernapasantenagadalam.com

buluperindu123.com

batumulia123.com

manigajah123.com

tasbihjalburrizqi.com

bendabertuah123.com

 

 
 
 
 
 

Artikel yang termuat dalam situs ini adalah hasil karya team penulis kami, jika ada tulisan yang kurang atau tidak jelas silakan hubungi bagian CS dan akan disampaikan ke bagian penulis kami