New Page 3

 Pesantren Online

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

Customer Service I
(Mh.Shodiq)

Telp/SMS :

089 680 708 282

081 328 131 411

Whatsapp :

089 680 708 282

Line :

089 680 708 282

BB Messenger : D4A6D2FA

Email : membukabatin@gmail.com

Customer Service II
(Mutia)

Telp/SMS :

089 668 981 114

085 784 305 056

Whatsapp :

089 668 981 114

Line :

089 668 981 114

BB Messenger : D42902C8

Email : membukabatin@gmail.com

Jurus Menghadapi Penagih Hutang

Bisa dikatakan bahwa 70% masalah umat manusia adalah ketidak mampuan manusia itu sendiri dalam memperbanyak uang. Ya, intinya masalah berakar dari uang. Memang benar jika hal tersebut disetujui oleh banyak pihak. Namun, akan lebih baik nya jika bukan benda yang dinamakan ‘uang’ yang disalahkan.

Banyak nya pihak yang mulai mendemo bahkan mati-matian menolak kenaikan harga sembako memiliki tujuan yang jelas. Karena mereka paham, hidup bukan untuk esok saja. Sedangkan uang makin sulit untuk dicari. Hal ini memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Nyatanya memang demikian. Tak kerja, tak makan. Kerja serabutan, gaji minimal. Mau kerja yang lebih bagus, harus jadi sarjana. Tidak heran jika rakyat yang memang sudah miskin kembali menjadi semakin miskin.

Bukan nya mulai mengkritik pemerintah. Tetapi kenyataan yang terjadi di lapangan memang lah demikian. Kalau sudah kepepet larilah mereka mencari hutang sana-sini. Jika telat membayar, si pria yang berperan menahih hutang mulai beraksi. Ceritanya ya mau menagih hutang si peminjam. Tetapi rata-rata malah seperti perampok saja. Mengambil ini lah, itu lah. Padahal bisa jadi di dalam surat perjanjian bukan begitu ditullis nya.

Masih baik jika orang-orang mulai berhutang. Itu artinya, masih ada piiran untuk maju ke depan. Nah, bagaimana jika yang diambil adalah jalan pesugihan? Bisa kacau Negeri ini.

Terlepas dari masalah hutang-piutang, marak nya dept collector yang makin semena-mena semakin membuat cemas si peminjam hutang. Bagaimana tidak? Jika yang dilakukan sama dengan perampok seperti yang sering diperlihatkan di adegan-adegan sinetron, bisa bikin pusing bukan main. Segala aset di sita. Dan kembali hidup melarat lagi.

Meskipun memang jurus menghadapi penagih hutang adalah dengan cara tidak berhutang, namun seperti hal tersebut tidak efisien jika diterapkan kepada mereka yang sudah terlanjur mengambil hutang kepada pihak-pihak tertentu.

Maka akan lebih baik jika Anda tetap berfikir tenang dan jangan gugup. Ceritakan saja apa yang memang sedang Anda alami. Yang terpenting di sini adalah imbangi dengan sikap kejujuran Anda. Jangan malah Anda mengatakan tidak mampu membayar, sedang esok hari nya Anda belanja di sebuah pusat perbelanjaan. Sama saja Anda melahirkan kebohongan dengan mulut Anda.

Itulah sebab nya banyak dept collector yang tidak percaya dengan pengakuan peminta hutang. Yakin lah, ketulusan hati Anda akan mudah terlihat jika Anda berkata jujur.

Para penagih hutang juga manusia biasa. Terlebih lagi jika mereka tahu betul tentang Agama, sudah pasti mereka mengetahui niat Anda yang sebenarnya ingin membayar tapi malah terkendala karena keadaan.

Semoga bermanfaat.
 

CUSTOMER SERVICE

Customer Service I (Mh.Shodiq)

Telp / SMS:

089 680 708 282 / 081 328 131 411

WA / Line :

089 680 708 282

BB Mesengger

D4A6D2FA

Customer Service II (Mutia)

Telp / SMS:

089 668 981 114 / 085 784 305 056

WA / Line :

089 668 981 114

BB Mesengger

D42902C8